Rabu, 13 Agustus 2014

Profil Kelurahan Tembesi

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas berkat, rahmat dan hidayah-Nya kami telah diberi petunjuk untuk menyusun Profil Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2014.

Profil ini merupakan deskripsi dari Kelurahan Tembesi secara menyeluruh, baik potensi maupun masalah yang dihadapi. Profil ini disusun berdasarkan pekerjaan rutin yang dilakukan setiap hari, peninjauan langsung ke lapangan dan pemikiran yang realistis serta objektif sehingga profil ini dapat tersususn dengan baik.

Essensi dari profil ini selain dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi, juga diharapkan kepada Pemerintah di tingkat atas atau pihak lainnya agar mengetahui secara jelas tentang Kelurahan Tembesi untuk dapat dijadikan sebagai pedoman atau panduan untuk menentukan kebijakan dalam pembangunan di masa yang akan datang baik pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik untuk kepentingan masyarakat.

Kritik, saran dan masukan dari berbagai pihak terhadap profil yang telah disusun ini sangat diperlukan agar Profil Kelurahan Tembesi dimasa yang akan datang dapat lebih disempurnakan. Tidak lupa kami menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan, maupun kesalahan data atau kata-kata dalam profil ini.
Batam, Agustus 2014
LURAH TEMBESI




SI ARMAN, SE
Penata / NIP.19660612 199303 1 019





BAB I
PENDAHULUAN

A.   LATAR BELAKANG


            Dalam mewujudkan visi Kota Batam sebagai bandar dunia  yang madani serta menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional, pembangunan yang dilaksanakan selama ini telah nyata memberikan dampak terhadap perkembangan di berbagai aspek kehidupan, seperti bidang pembangunan infrastruktur, bidang ekonomi, bidang sosial dan kemasyarakatan serta bidang keagamaan.

            Kota Batam semenjak tahun 1980-an hingga saat ini masih menjadi tujuan bagi para pencari kerja dari luar Kota Batam yang datang ke Batam sehingga meningkatnya arus urbanisasi dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini mengakibatkan pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi tiap tahunnya. Serta berdampak besar pada perekonomian Kota Batam, seperti sulitnya menekan angka penduduk miskin di Kota Batam. Pertumbuhan penduduk tersebut tersebar di 64 kelurahan dari 12 kecamatan yang ada di Kota Batam termasuk salah satunya di Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung.

            Kelurahan Tembesi terletak di Sebelah Timur Kota Batam dengan jumlah penduduk menurut jenis kelamin, menurut tempat tinggal, menurut agama dan jumlah penduduk per-RT/RW beserta jumlah KK sebagaimana terlampir.

            Sebaran Penduduk di Kelurahan Tembesi pada umumnya tersebar didaratan, wilayah pinggiran pantai dan pulau sekitar. Luas Wilayah Kelurahan Tembesi adalah + 38.087 Km2  terdiri dari luas lautan + 7.752 Km2 dan luas daratan + 30.335 Km2.

            Akibat tingginya pertumbuhan penduduk di Kota Batam, telah menyebabkan berkembangnya perumahan di beberapa wilayah di Kota Batam termasuk pada Kelurahan Tembesi yang menimbulkan dampak positif dan negatif, seperti terbatasnya keberadaan fasilitas sosial, fasilitas umum, sarana pendidikan dan bahkan dapat juga berdampak pada bencana alam seperti banjir jika terus menerus lahan yang ada menjadi alokasi tempat tinggal penduduk.

Tidak hanya itu, kondisi nyata yang sering terjadi di lapangan adalah dibarengi dengan meningkatnya jumlah hunian liar dan pedagang liar seperti yang berjejer di sepanjang row jalan Trans Barelang, hal ini sering menimbulkan ketidak nyamanan pengguna jalan.

            Berdasarkan gambaran di atas, untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, maka peran dan fungsi Pemerintah khususnya Kelurahan sebagai institusi pemerintahan yang paling bawah harus terus dikuatkan baik dengan penempatan aparatur yang lengkap supaya .dapat membangun akses dan komunikasi yang baik dengan berbagai lapisan masyarakat, baik langsung maupun tidak langsung. Hal ini sebagai wujud untuk menuju pelayanan prima dan tepat dengan kebutuhan  masyarakat Kota Batam pada umumnya dan Kelurahan Tembesi pada khususnya.

B. GAMBARAN UMUM GEOGRAFIS


            Kelurahan Tembesi terletak antara 0o55-1o55 Lintang Utara dan 103o45-104o10 Bujur Timur. Luas Kelurahan Tembesi adalah 38.087 Km2 terdiri dari 30.335 Km2 daratan dan 7.752 Km2 lautan dan berbatasan langsung dengan  :

            Sebelah Utara                      :           Kelurahan Kibing
            Sebelah Selatan                  :           Kelurahan Setokok
            Sebelah Barat                      :           Kelurahan Sungai Langkai
            Sebelah Timur                      :           Kelurahan Muka Kuning

            Sama halnya dengan Kelurahan lain di wilayah Kota Batam, Kelurahan Tembesi beriklim tropis dengan suhu minimum berkisar 18,2oC-23,0oC dan suhu maksimum berkisar 31,0oC-343,2oC.

C. DASAR HUKUM PENDIRIAN KELURAHAN


            Kelurahan Tembesi dibentuk berdasarkan Perda Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pemekaran Wilayah Kecamatan dan Kelurahan di Kota Batam.

D. MAKSUD DAN TUJUAN


            Maksud pembuatan Profil ini untuk memberikan gambaran / visualisasi tentang keberadaan Kelurahan Tembesi secara nyata dari aspek pembangunan, pemerintahan dan pelayanan sosial kemasyarakatan.

            Tujuan dibuat laporan adalah agar pemerintah dapat menginventarisir permasalahan serta dapat mencarikan solusi untuk penyelesaian permasalahan yang ada pada Kelurahan Tembesi.

E.  KEPEGAWAIAN DAN DATA RT & RW


Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, di Kantor Lurah Tembesi, berdasarkan data per-awal Januari 2013 terdapat 7 (tujuh) orang karyawan/ti yang terdiri dari :
v  5 (lima) orang Pegawai Negeri Sipil, yaitu seorang Lurah, seorang Sekretaris Lurah, 4 orang Kasi dan 1 orang Staf PNS Serta 2 (dua) orang Tenaga Harian Lepas Kelurahan Tembesi.

Dalam melakukan pelayan kepada masyarakat selain dilakukan langsung oleh Karyawan/ti sebagaimana di atas yang tentunya tidak lepas dari peran aktif seluruh lapisan masyarakat dan peranan aktif Ketua RT dan Ketua RW se-Kelurahan Tembesi beserta LPM dan Tokoh-tokoh Masyarakat yang lainnya. Jumlah RT/RW per-awal Januari 2014 se-Kelurahan Tembesi sebanyak 26 RW dan 115 RT. Data RT & RW se-Kelurahan Tembesi sebagaimana terlampir.


BAB II
PENCAPAIAN DI BIDANG PEMBANGUNAN DAN
PERMASALAHAN YANG DIHADAPI DI TAHUN 2013

A.   PENCAPAIAN BIDANG PEMBANGUNAN

            Dalam menjalankan Pemerintahan, Lurah Tembesi dan perangkatnya melaksanakan koordinasi, komunikasi dan musyawarah baik secara internal, ekstrenal, secara vertikal, secara horizontal dan survei langsung ke masyarakat. Bentuk koordinasi untuk terwujudnya pembangunan di Wilayah Kelurahan Tembesi  tersebut meliputi :
Ø  tahap pengusulan (musrenbang, reses DPRD dan tatap muka Walikota & Wakil Walikota Batam dengan masyarakat)
Ø  tahap perencanaan,
Ø  tahap pengawasan,
Ø  tahap pengendalian.
Ø  tahap evaluasi
Dalam setiap tahap tersebut Lurah terus melakukan koordinasi dengan masyarakat dan berbagai instansi terkait. Namun yang sering menjadi permasalahan adalah bahwa usulan-usulan yang telah disampaikan khususnya usulan pembangunan melalui Musrenbang mulai dari Tingkat Kelurahan, Tingkat Kecamatan hingga ke Tingkat Kota Batam tidak semua usulan dapat terakomodir, sehingga pembangunan belum berjalan secara maksimal.
Berikut ini beberapa kegiatan atau pembangunan fisik yang terealisasi sepanjang tahun anggaran 2012 sebagai berikut :

1.    Kegiatan PNPM-Mandiri Perkotaan di Kelurahan Tembesi


2.    APBD  & APBN (murni)
Ø  Kegiatan Pembangunan Fisik :

NO
NAMA KEGIATAN
LOKASI
SUMBER
KET
1
2
3
4
5
1
Pembangunan Pustu
Perum. Taman Cipta Asri II
APBD Kota Batam
terealisasi
2
Pembangunan Gudang atau Tempat Menampung Hasil Pertanian dan Peralatan Pertanian
RW.006
APBD Kota Batam
Belum terealisasi
3
Pembangunan Balai Pertemuan
Kelurahan Tembesi
APBD Kota Batam
Belum terealisasi
4
Pembangunan Gedung Sekolah Baru
Perum. Buna Impian I
APBD Kota Batam
terealisasi
5
Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB)
SDN 002 Sagulung
APBD Kota Batam
terealisasi
6
Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB)
SDN 013 Sagulung
APBD Kota Batam
terealisasi
7
Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB)
SMPN 35 Batam
APBD Kota Batam
terealisasi
8
Pembangunan Perpustakaan
SDN 015 Sagulung (gundap)
APBD Kota Batam
terealisasi
9
Peningkatan Jalan Tanjung Gundap - Kampung Lama
Tanjung Gundap
APBD Prov. Kepri
terealisasi
10
Penataan Lingkungan Penduduk Pedesaan



a.
Pembangunan Lanjutan Jalan Tiangwangkang
Tiangwangkang
APBD Prov. Kepri
terealisasi

b.
Semenisasi Jalan & Perbaikan Saluran Air
RT.006 RW.003 Tembesi
APBD Prov. Kepri
terealisasi

c.
Semenisasi Jalan & Perbaikan Saluran Air
RT.003 RW.003 Tembesi
APBD Prov. Kepri
terealisasi

d.
Pembangunan Posyandu Kelurahan Tembesi
Perum. Taman Cipta Asri II
APBD Prov. Kepri
terealisasi
14
Pemeliharaan Jalan Rutin




a.
Jalan Muka Kuning - Tembesi
Jalan Utama / Jalan Raya
APBN


b.
Jalan Tembesi - Tg. Berakit
Jalan Utama / Jalan Raya
APBN


c.
Jalan Tembesi - Batuaji
Jalan Utama / Jalan Raya
APBN

17
Pemeliharaan Rutin Jembatan Raja Haji Fisabilillah
Jembatan 1 Barelang
APBN


Ø  Kegiatan Pembangunan Non Fisik :
NO
NAMA KEGIATAN
LOKASI
SUMBER
KET
1
2
3
4
5
1
Pelatihan dan Bantuan Peralatan Home Industri Hasil Pertanian
RW.006
APBD Kota Batam
Terealisasi
2
Bantuan Perikanan Masyarakat
RW.001
APBD Kota Batam
Terealisasi

Selain kegiatan pembangunan fisik dan non fisik sebagaimana yang tersebut di atas, warga Kelurahan Tembesi yang memenuhi kriteria yang disyarat juga mendapatkan program sebagai berikut :
NO
NAMA KEGIATAN
SUMBER DANA
JUMLAH PENERIMA
KET
1.
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)
APBD Kota Batam
14 KK
terealisasi
2.
Program Bantuan Sosial Peningkatan Kwalitas Rumah Swadaya (BSPS)
Kemenpera/ APBN
247 KK
hingga Januari 2013, masih dalam proses

B.   PERMASALAHAN YANG DIHADAPI & HARAPAN-HARAPAN


1.    Kampung Tua
Terdapat 5 (lima) titik Kampung Tua sesuai dengan SK Walikota Batam Nomor 105 Tahun 2004, Kampung Tua tersebut masih belum jelas luasnya masing-masing sehingga membuat masyarakat merasa gelisah.

Adapun Perkampungan Tua yang ada di Kelurahan Tembesi adalah  :
-   Kampung Tua Pulau Lance
-   Kampung Tua Tembesi (Lestari & Tower)
-   Kampung Tua Tanjung Gundap
-   Kampung Tua Tiang Wangkang
-   Kampung Tua Ketapang (telah dilakukan ganti rugi oleh OB dan dihapus)

Permasalahan kampung tua perlu dilakukan pengukuran ulang untuk mencari batas dan luas wilayah kampung tua tersebut dan setelah dapat batasannya perlu dilakukan sosialisasi kepada warga setempat, agar warga mengetahui titik batas apakah tempatnya atau lahannya termasuk wilayah kampung tua atau tidak. Dalam menentukan Kampung Tua hendaknya faktor historis atau sejarah menjadi bahan pertimbangan karena selama ini terkadang terjadi pengabaian sejarah.


2.    Jalan menuju Tanjung Gundap
Dari Jalan Raya Trans Barelang sampai ke Tanjung Gundap Jalan tersebut panjangnya + 3,2 Km, kondisinya tanah berbukit yang terjal, saat ini jalan tersebut baru teraspal + 1.000 m dan sisanya masyarakat berharap secepatnya dapat dilakukan pengaspalan untuk memudahkan akses transportasi masyarakat setempat karena tempat ini merupakan kampung tua.

3.    Permasalahan Banjir 
Titik-titik paling rawan banjir di Kelurahan Tembesi sebagai berikut :
a)    Jalan protokol di depan Tembesi Sidomulyo,
Permasalahannya adalah saluran/ gorong-gorong yang melintasi jalan protokol tersebut ukurannya kecil dan saluran sungai sebelum dan setelah melewati jalan raya juga kecil,  begitu juga sungai dari Kelurahan Kibing ukurannya kecil sehingga volume air tidak tertampung oleh lebar dan kedalaman sungai yang ada. Air menyebar / melimpah melintasi permukaan jalan yang setiap saat menimbulkan kemacetan di Jalan Raya bila terjadi banjir.
Sungai yang ada di Kelurahan Kibing yang melintasi jalan raya di depan Tembesi Sidomulyo sampai ke Jembatan Tembesi Kampung Pondok Tani hingga di ke belakang Tembesi Tower perlu dilakukan pendalaman dan sungai dibesarkan atau ditambah lebarnya agar dapat menampung volume air ketika hujan lebat terjadi dan air tidak lagi mengalir melintasi jalan protokol dan tidak merusak lahan di sekitarnya.

b)    Banjir di depan Mesjid Al Amin Tembesi (samping Kantor Lurah)
Saat  terjadi hujan, air menggenang hingga ke jalan raya akibat dari permukaan jalan sangat rendah dan saluran yang tersedia belum memadai. Maka perlu dilakukan overlay jalan atau penimbunan jalan agar lebih tinggi lagi dan dilakukan normalisasi saluran supaya lebih dalam dan lebih lebar disertai dengan batu miring sungai, yaitu mulai dari depan Mesjid Al Amin terus melewati Yonif 134/TS dan terus ke Belakang Perumahan Villa Muka Kuning, dst.

c)    Di depan perumahan Merapi Subur
Setiap terjadi hujan, langsung terjadi genangan air hujab di bidang jalan raya, sehingga pengendara kendaraan bermotor memilih berhati-hati melewatinya bahkan ada yang tidak berani melewatinya. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya kemacetan di jalan tersebut, sedangkan jalan tersebut merupakan jalan protokol dan tidak ada jalan alternatif lainnya yang layak dilalui.
Permasalahannya adalah tidak tersedianya saluran air yang memadai di sisi kiri dan kanan bahu jalan tersebut. Oleh karena itu, untuk mengatasinya perlu dibuatkan saluran yang cukup untuk mengalirakan arus air yang memadai.

d)    Banjir di Tembesi Lestari RT.001 & RT.002 pada RW.005
Bahwa Selama ini jika terjadi curah hujan, banjir selalu terjadi di RT.001 & RT.002 pada RW.005 hal ini diakibatkan oleh pembangunan perumahan baru dan pembangunan kawasan Mall Top 100 Tembesi.
Banjir di sini terjadi akibat air kiriman dari arah utara yang berasal dari Mall Top 100 Tembesi. Sedangkan air kiriman dari arah Selatan yaitu dari Perum. Buana Impian I, Buana Impian II dan Perum. Bumi Sakinah juga bermuara ke lokasi ini. Bahwa kedua titik ini mengalirkan air yang cukup deras ke arah Tembesi Lestari tepatnya di RT.001 & RT.002 RW.005 yaitu di Belakang Top 100 Tembesi yang memang belum tersedia saluran atau sungai yang memadai untuk menampung muara air yang datang ke lokasi ini untuk seterusnya menuju laut atau Dam Tembesi.

e)    Banjir di Perum. Merapi Subur, Sari Padjadjaran dan Rosinton Raya serta perumahan Taman Anugrah
Bahwa Perumahan Merapi Subur, Perumahan Sari Padjadjaran dan Perumahan Rosinton Raya adalah perumahan yang letaknya berderet dari depan (jalan raya) hingga ke belakangnya (laut). Banjir di 3 (tiga) perumahan ini terjadi karena tidak tersedianya saluran induk untuk pembuangan air menuju laut. Maka diharapkan hendaknya wilayah ini juga menjadi perhatian kita bersama untuk mengatasinya.
Sedangkan Perumahan Taman Anugrah letaknya terpisah dari perumahan tersebut, letak persisnya ada di sekitar Belakang SP Plaza Tembesi. Banjir di perumahan ini terjadi akibat kondisi permukaan tanah yang rendah ditambah dengan tidak adanya saluran induk pembuangan air ke laut.

4.    Masalah Pasar Kaget
Pasar Kaget atau Pasar dadakan yang terletak di depan komplek Perumahan Buana Impian atau di depan Lapas II.a Tembesi, dimana para pedagang tersebut menggelar dagangannya di sisi Jalan Trans Barelang sampai masuk di Perumahan Buana Impian. Pasar Kaget ini beroperasi setiap hari Rabu dan Sabtu mulai pukul 14.00 s.d 21.00 wib. Timbulnya pasar kaget tersebut selain ada faktor positifnya, ternyata juga menimbulkan masalah diantaranya sebagai berikut :
Ø  Mengganggu pengguna jalan karena berjualan di sisi/ tepi jalan.
Ø  Menimbulkan sampah yang membuat lingkungan di sekitarnya menjadi kotor dan tidak enak dipandang karena jalur ke arah tersebut merupakan jalur menuju tempat wisata di bagian selatan Kota Batam yaitu Barelang.
Ø  Parkir kendaraan pedagang dan pengunjung di sisi kiri dan sisi kanan jalan, sehingga membuat bidang jalan semakin kecil dan dapat mengganggu pengguna jalan lainnya.

Pasar Kaget mulai tumbuh dan berkembang di berbagai tempat di Kota Batam saat ini termasuk di Kelurahan Tembesi, mungkin perlu dilakukan kajian apakah keberadaan pasar tersebut perlu dipertahankan atau direlokasi dan atau ditiadakan sama sekali. Hal ini tentu perlu ada kajian oleh dinas atau instansi terkait.

5.    Masalah Pasar Tani
Bahwa di Kelurahan Tembesi pernah diresmikan oleh Walikota Batam tepatnya tanggal 15 Desember 2011 yang lalu yaitu Pasar Tani yang bernama pasar Tani Barelang Makmur yang saat itu persemiannya dilakukan di depan Pasar & Plaza Buana Tembesi (depan Mako Brimob). Lokasi tersebut berdasarkan kerjasama dengan Surat Perjanjian antara Pihak Pengelola Pasar & Plaza Buana dengan Pihak Asosiasi Pasar Tani Kota Batam yang penandatanganan Surat Perjanjian tersebut disaksikan oleh Walikota Batam, Kadis KP2K Kota Batam dan Direktur Pemukiman BP Kawasan Batam Ir.Tato Wahyu. Perjanjian mengenai tempat Pasar Tani di depan Pasar Plaza Buana hanya berlaku selama 6 (enam) bulan semenjak ditandatangani Surat Perjanjian dan semenjak Bulan Juni 2012 yang lalu sudah berakhir.

Semenjak berakhirnya masa perjanjian tersebut, akhirnya para petani yang berdagang/ berjualan di bawah naungan Pasar Tani Barelang Makmur dengan sendirinya pindah dan bergabung dengan para pedagang pada pasar kaget di depan Lapas/ di depan Perumahan Buana Impian.

Melihat kondisinya saat ini, sulit dibedakan antara Pasar Tani dengan Pasar Kaget karena sudah menjadi satu dan bercampur dengan yang lainnya. Jika dilihat dari sisi ekonomi, Pasar Tani dan Pasar Kaget memiliki potensi yang menjanjikan untuk perekonomian masyarakat dan ada peluang untuk dipungut retribusi supaya ada kontribusi untuk pendapatan asli daerah.

Mengingat kedua pasar ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat, maka dipandang perlu dicarikan penyelesaian tentang keberadaan Pasar kaget dan lahan permanen untuk Pasar Tani Barelang Makmur karena selain sudah diresmikan oleh Walikota Batam, Pasar Tani Barelang Makmur telah menerima bantuan peralatan pasar yang lengkap dari Kementrian Pertanian RI seperti tenda, meja, kursi, keranjang, alat timbangan, dll.

Pasar Tani Barelang Makmur dikelola oleh Asosiasi Petani se-Kota Batam yang tergabung dalam Asosiasi Pasar Tani sedangkan Pasar Kaget tumbuh secara liar. Oleh karena itu, sangat diperlukan pemecahan masalah ini.



6.    Sarana Pendidikan
Jumlah Sekolah yang ada saat ini di Kelurahan Tembesi sangat kurang jika dibandingkan dengan pesatnya pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan penduduk dapat dilihat dengan tumbuhnya perumahan-perumahan baru di Kelurahan Tembesi. Kondisi sebelum perumahan tersebut ada saja, daya tampung SD dan SMP di Kelurahan Tembesi tidak memadai dengan pertumbuhan anak usia sekolah. Oleh karena itu perlu terus menerus dibangun sekolah-sekolah baru yaitu SD dan SMP. Bahwa di Kelurahan Tembesi hingga saat ini belum ada SLTA.


7.    Masalah Pertanahan
Dalam hal ini adalah lahan perkebunan dan pertanian yang menjadi mata pencaharian sebagian penduduk Kelurahan Tembesi. Petani tersebut sudah menggarap lahan pertanian di Tembesi semenjak lama yaitu secara turun temurun. Bahwa lahan yang sudah digarap petani Tembesi dan memang lahan tersebut sangat subur sehingga cocok untuk lahan pertanian, yaitu
·         Tembesi Sidomulyo
·         Tembesi Pondok Tani
·         Tembesi Lama
·         Tembesi Dalam
·         Tembesi Jalan Trans Barelang
·         Belakang Asrama Yonif 134/TS (jalan menuju Tg.Gundap)

Bahwa semua lahan garapan petani tersebut belum dapat pemecahan masalah lahannya. Pada hal hasil pertanian mereka merupakan pemasok sayuran terbesar untuk kebutuhan masyarakat di Kota Batam. Adapun akar permasalahannya adalah lahan yang mereka garap adalah daerah hutan lindung dan catchment area, yang dianggap dapat mengganggu persediaan air bersih di Dam Tembesi yang sedang dibangun. Masalah Pertanahan di Kelurahan Tembesi khususnya lahan yang digarap masyarakat untuk pertanian di daerah hutan lindung yaitu di Tembesi Lama, Tembesi Pondok Tani dan Tembesi Sidomulyo sepertinya perlu kebijakan dan keputusan yang baik serta bijaksana agar masyarakat merasa tidak dirugikan dan perlu menjadi perhatian kita. Karena sudah menyangkut hajat hidup orang banyak, yaitu para petani dan masyarakat setempat yang sudah menetap secara turun temurun, sedangkan wilayah yang mereka tempati tidak termasuk kategori Kampung Tua.


BAB III
PENUTUP

Seiring dengan perkembangan pembangunan baik dibidang infrastruktur, ekonomi, sosial dan budaya serta pariwisata, diharapkan Pemerintah Kota Batam dan BP Batam serta pelaku swasta dapat saling bersinergi untuk membangun Kota Batam khususnya Kelurahan Tembesi menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Kelurahan Tembesi merupakan salah satu kelurahan yang mengalami perkembangan yang cukup pesat seperti : perumahan, pusat perbelanjaan, pariwisata dan lain sebagainya. Oleh karena itu kiranya perlu didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai sehingga dapat meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat guna mensukseskan Batam sebagai Bandar Dunia yang Madani dan menjadi Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi Nasional.

            Dengan adanya peran Pemerintah Kota Batam dalam melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, maka  permasalahan-permasalahan tersebut di atas sedikit demi sedikit dapat di minimalisir baik melalui instansi vertikal maupun pihak-pihak lain yang terkait dengan melibatkan Kelurahan Tembesi untuk bersama-sama mengatasi masalah-masalah yang ada di Kota Batam pada umumnya dan Kelurahan Tembesi khususnya.

Batam, Agustus 2014
LURAH TEMBESI




SI ARMAN, SE
Penata / NIP.19660612 199303 1 019

5 komentar :

  1. Kritik dikit ya Min... ada yg nggak relevan dg keadaan sekarang...:
    1. Banjir di Depan Merapi Subur sejak tahun 2013 sudah tak ada lagi... point C.
    2. Banjir di wilayah RW.005 Tembesi Lestari sudah terselesaikan masalahnya atas kegiatan Pembangunan Drainase Primer TA 2013 bersumber dari APBN. malah dibangun permanen mulai dari Pasar Buana, Perum Buana Impian, Perum Sakinah, dan RW.005 Tembesi Lestari. Bahkan dilanjutkan dg normalisasi dan pelebaran alur dari RW.005 melewati belakang Top100 dan berakhir di Parit Pertemuan dg Pondok Tani..
    3.Untuk Pendidikan mulai tahun ajaran 2014/2015 ini, alhamdulilah sudah bisa menerima Pendaftaran siswa SMA untuk sementara numpang di SMPN 37 Cipta Asri, karena fisik bangunan sekolah baru akan dibangun TA 2014 secara multiyears dari APBD Provinsi Kepri. SMA tersebut dibangun di Perum.Taman Cipta Asri Tahap 3. Lahan merupakan hibah dari Cipta Group.

    BalasHapus
  2. katanya tembesi mw di gusur y???

    BalasHapus
  3. daerah mn aj yg mw d gusur??& knpa kelurahan diam saja

    BalasHapus
  4. Assalamu'alaikum. Pak tolong ditindak lanjuti dong pak...Perempuan2 yg mengontrak di sebelah kontrakan kami di Tembesi tower suka memasuki laki2. Benar2 meresah kan kami pak.

    BalasHapus
  5. Assalamu'alaikum. Pak tolong ditindak lanjuti dong pak...Perempuan2 yg mengontrak di sebelah kontrakan kami di Tembesi tower suka memasuki laki2. Benar2 meresah kan kami pak.

    BalasHapus